Jelang Borobudur Writer and Cultural Festival 2018 di Yogyakarta dan Magelang

Jakarta – Borobudur Writer and Cultural Festival ( BWCF) 2018 bertemakan Traveling dan Diary yang akan berlangsung di Yogyakarta dan Magelang dari tanggal 22- 24 November 2018.

“Tahun ini akan memberikan award kepada Prof. Dr. Tan Ta Sen dari Singapore, yang telah menulis tentang Cheng Ho,” ujar Seno Joko Suyono dalam siaran pers-nya.

“Kegiatan BWCF bekerjasama dengan
Direktorat Sejarah, Kemdikbud khususnya saat pelencuran buku. Tahun ini akan launching ulang beberapa buku lain, yang akan menerbitkan traveling dan diary,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama Prof. Dr. Mudji Sutrisno S.J. menambahkan bahwa kita semua yang hadir disini adalah pejiarah semua. “Mata kita membaca penjelajahan Indonesia. Kita yang sedang mencari kebangsaan dan riset forum ini merupakan kebudayaan,” ujarnya.

Disinggung mengenai target di event kali ini
Mudji Sutrisno mengatakan saya semakin menyadari, membaca kembali dan memberi makna kembali serta diolah, direnungi, dan sekarang mata bacanya seperti apa. “Mengenai target teks akan baru menjadi bermakna jika akan tahu relevansi-nya. Banyak catatan harian yang di baca tak terduga, tanah yang tak di kenal ketika masuk kesana membuat perbandingan perbadingan itu menyakitkan. Kita menemukan malah kita menghilangkan. akhirnya bagaimana pendidikan mencintai kebudayaan dan tanah sumbernya itu ternyata sistem telah keliru,” ungkapnya.

Pada perhelatan BWCF ke-7 kali ini akan digelar sejumlah acara, di antaranya adalah
peluncuran buku, pertunjukan musik, pameran buku, meditasi,simposium, pemutaran film dan pemberian award.